Tomohon – Cerita Warga Tomohon Tinus Kapoh, Alami Dua Musibah Beruntun, Rumah Ke Banjir kemudian Terbakar. Malang nian nasib Tinus Kapoh (45), warga Jalan Kawiley, Kakaskasen Dua, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Dalam waktu kurang dari sepekan, ia harus menghadapi dua bencana berturut-turut. Pertama, rumahnya sempat terendam banjir pekan lalu. Kini rumahnya hangus terbakar pada Jumat (7/11/2025) pagi. Tinus Kapoh menceritakan, pekan lalu rumahnya sempat terendam banjir akibat air dari selokan yang tersumbat kemudian meluap hingga masuk ke dalam rumah.
“Baru saja kering dari banjir, sekarang rumah sudah habis terbakar,” tuturnya pilu.
Tak ada barang yang bisa diselamatkan. Semua surat berharga, pakaian, dan perabot rumah tangga ludes terbakar. Bahkan, kerugian akibat insiden tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 09.30 Wita, Jumat pagi. Rumah milik Tinus Kapoh rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah.
Dua unit mobil pemadam kebakaran sempat diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. Area rumah telah dipasangi garis polisi untuk keperluan olah tempat kejadian perkara (TKP). Istri, Anak dan Cucu Berhasil Selamat
Ketika di wawancara, Tinus Kapoh beber kesaksiannya. Sebelum kejadian kejadian, Tinus sedang bekerja diluar, sekitar 10 menit dari rumahnya. Ia mengaku mengetahui kebakaran setelah melihat asap hitam membubung ke langit dari arah tempat tinggalnya. “Saya langsung bergegas ke lokasi karena terlihat sumber asap dari area rumah. Tapi saat tiba, rumah sudah rata dengan tanah,” ujar Tinus dengan lirih.
Baca Juga : Dapur SPPG di Kakaskasen Kota Tomohon Siap Beroperasi, Diresmikan Wali Kota Caroll Senduk

Di rumah tersebut saat itu ada sang istri, anak yang sedang hamil tua, serta cucunya. Mereka berhasil menyelamatkan diri, namun sang cucu mengalami luka bakar di bagian kaki dan kini dirawat di RS Bethesda Tomohon. Dugaan Penyebab Kebakaran, Menurut keterangan warga, api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang terbuat dari baki telur di dalam kamar.
Api diduga cepat membesar karena rumah terbuat dari bahan kayu dan tripleks.
“Saat mereka kembali ke kamar, api sudah membesar dan sulit dipadamkan,” tutur salah satu warga di lokasi. Meski begitu, Tinus mengatakan hal tersebut sudah sering mereka lakukan, tidak ada masalah. “Itu juga ditaru di loyang alumunium, tapi yan namanya juga musibah, tidak ada yang tau,” ungkapnya.
Bahkan, kerugian akibat insiden tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 09.30 Wita, Jumat pagi. Rumah milik Tinus Kapoh rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah. Dalam waktu kurang dari sepekan, ia harus menghadapi dua bencana berturut-turut. Pertama, rumahnya sempat terendam banjir pekan lalu
Dugaan Penyebab Kebakaran, Menurut keterangan warga, api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang terbuat dari baki telur di dalam kamar. Ketika di wawancara, Tinus Kapoh beber kesaksiannya. Sebelum kejadian kejadian, Tinus sedang bekerja diluar, sekitar 10 menit dari rumahnya. Api diduga cepat membesar karena rumah terbuat dari bahan kayu dan tripleks.
“Saat mereka kembali ke kamar, api sudah membesar dan sulit dipadamkan,” tutur salah satu warga di lokasi.





